Sayang Perusahaan terhadap Karyawan


" Suatu hari ada seorang anak kecil berumur 1,5 tahun. dia sedang bermain di dapur sedang ibunya sedang masak. tanpa diketahui anak tersebut memegang pisau yang tajam. begitu ibu si anak tersebut mengetahuinya, tanpa fikir panjang langsung direbut paksa pisau tersebut dan anak menangis sekeras-kerasnya dan meminta pisau. Melihat anaknya yang menangis dan minta pisau Ibu tetap tidak akan memberikannya dan mengalihkan perhatian anaknya agar tidak menangis".

Cerita tersebut sebetulnya hanya cerita fiktif belaka dari penulis. Logika cerita di atas tentu disetujui oleh kebanyakan orang. Orang tua tidak ingin anaknya terluka dengan pisau adalah bukti sayang orang tua kepada anak. Anak pasti merasa sedih, marah dan merasa dikekang haknya, tapi yang dilakukan orang tua tersebut adalah demi keselamatan anaknya. itulah makna sayang yang berarti melindungi, menjaga dan menyelamatkan.

Demikian pula pada Perusahaan. Perusahaan membuat Standart Operasional Prosedur (SOP) ataupun aturan memiliki tujuan untuk keamanan dan kelancaran operasional dalam perusahaan. Terkadang banyak karyawan merasa SOP atau aturan tersebut memberatkan, tetapi sebetulnya SOP atau aturan tersebut adalah untuk keamanan dan kelancaran operasional serta untuk melindungi seluruh pihak dari kesalahan-kesalahan yang mungkin membahayakan.

Suatu contoh di Rumah Sakit. setiap cleaning service diwajibkan menggunakan APD (masker, sarung tangan, dll) tujuan utamnya adalah tidak terjadi kontak fisik antara obyek yg dibersihkan yang mungkin mengandung inveksi dengan pekerja. sehingga pekerja cleaning service terhindar dari inveksi yang bisa membahayan dirinya maupun orang sekitarnya. pun juga dengan aturan lainnya.

Itulah pentingnya SOP atau aturan. SOP ataupu aturan perusahaan bisa meningkatkan kualitas skill Pekerja, Melindungi Pekerja, memperlancar operasional perusahaan dll. SOP atauran bisa dimaknakan sebagai Sayang Perusahaan terhadap Pekerja atau Karyawan.